Suara Pembaharuan Riau

Selasa, 28 Juli 2026

Ditlantas Polda Riau Siapkan Rekayasa Lalu Lintas untuk Pekerjaan Sambungan Tol Permai–Tol Lingkar Pekanbaru, Keselamatan Masyarakat Jadi Prioritas.


PEKANBARU, || Suara Pembaharuan Riau 
Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Riau melalui Subdirektorat Keamanan dan Keselamatan (Subdit Kamsel) menggelar rapat koordinasi dan survei lapangan guna mematangkan Traffic Management atau rekayasa lalu lintas pada pekerjaan penyambungan Jalan Tol Pekanbaru–Dumai (Permai) dengan Jalan Tol Lingkar Pekanbaru di ruas Interchange (IC) Rimbo Panjang–IC Bypass Pekanbaru, Selasa (28/7/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Kantor Hutama Karya Infrastruktur (HKI), Jalan Siak II KM 14, Rumbai, Pekanbaru, tersebut dipimpin oleh Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Riau AKBP Dasril, S.Pd., M.M. dan dihadiri Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Riau Yohanes Tulak Todingrara, Penata Penegak Hukum dan Diseminasi BPTD Kelas II Riau Demi Septi, S.Sos., serta Manager Pembangunan Jalan Tol HKI Rahmat.

Rapat diawali dengan pemaparan teknis dari pihak HKI mengenai tahapan pekerjaan penyambungan jalan tol beserta skema pengaturan arus lalu lintas selama proses konstruksi berlangsung. Selanjutnya, seluruh peserta melakukan survei langsung ke lokasi guna memastikan kesiapan rekayasa lalu lintas, penempatan rambu-rambu, penerangan di area pekerjaan, hingga sistem pengamanan yang akan diterapkan demi menjamin keselamatan pengguna jalan.

Dalam rapat tersebut, AKBP Dasril menegaskan bahwa setiap pengalihan arus lalu lintas harus direncanakan secara matang melalui koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan, termasuk jajaran Polsek di wilayah setempat. Langkah tersebut dilakukan agar pekerjaan konstruksi dapat berjalan lancar tanpa menimbulkan kemacetan maupun meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas.

Ia juga berharap proses penyambungan jalan tol dapat diselesaikan sebelum memasuki periode Natal 2026 dan Tahun Baru 2027, mengingat pada momen tersebut diperkirakan terjadi peningkatan volume kendaraan yang cukup signifikan.

Selain itu, AKBP Dasril menekankan pentingnya pemasangan rambu-rambu lalu lintas sesuai standar, penerangan yang memadai, serta penyampaian informasi kepada masyarakat secara masif agar pengguna jalan mengetahui adanya pekerjaan konstruksi dan dapat menyesuaikan perjalanan dengan aman. Menurutnya, tersambungnya Jalan Tol Pekanbaru–Dumai dengan Jalan Tol Pekanbaru–Bangkinang akan semakin memperkuat konektivitas antarwilayah serta mendukung pertumbuhan ekonomi di Provinsi Riau.

"Manajemen lalu lintas yang baik merupakan kunci utama agar pekerjaan konstruksi dapat berjalan tanpa mengganggu aktivitas masyarakat. Kami akan terus berkoordinasi dengan BPJN, BPTD, pihak HKI, serta jajaran kewilayahan untuk memastikan setiap tahapan pekerjaan memiliki skema rekayasa lalu lintas yang jelas, didukung rambu-rambu yang memadai, penerangan yang optimal, serta personel di lapangan yang siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," ujar AKBP Dasril.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk mematuhi rambu-rambu sementara, mengikuti arahan petugas di lapangan, serta mengurangi kecepatan saat melintasi kawasan proyek.

"Kami mengajak seluruh pengguna jalan untuk bersama-sama mendukung kelancaran pembangunan ini dengan tetap disiplin berlalu lintas dan selalu mengutamakan keselamatan. Sinergi antara pemerintah, kontraktor, aparat kepolisian, dan masyarakat akan menjadi kunci agar proyek ini selesai tepat waktu serta memberikan manfaat besar bagi masyarakat Riau," tambahnya.

Sementara itu, Dirlantas Polda Riau Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur strategis harus berjalan beriringan dengan pengelolaan lalu lintas yang profesional sehingga keselamatan masyarakat tetap menjadi prioritas utama.

"Ditlantas Polda Riau mendukung penuh percepatan pembangunan infrastruktur jalan tol sebagai upaya meningkatkan konektivitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Namun, setiap pekerjaan harus dibarengi dengan manajemen lalu lintas yang terencana, pemasangan rambu dan penerangan sesuai standar, serta penyampaian informasi kepada masyarakat secara optimal. Keselamatan pengguna jalan adalah prioritas yang tidak boleh diabaikan," tegas Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika.

Ia juga menginstruksikan seluruh jajaran Ditlantas Polda Riau untuk terus memperkuat koordinasi dengan BPJN, BPTD, pihak kontraktor, serta seluruh pemangku kepentingan guna mengantisipasi potensi kepadatan maupun kecelakaan lalu lintas selama pekerjaan berlangsung.

"Kolaborasi yang kuat antarinstansi menjadi fondasi utama dalam mewujudkan pembangunan yang aman dan berkeselamatan. Kami optimistis pekerjaan penyambungan Jalan Tol Permai dengan Tol Lingkar Pekanbaru dapat selesai sesuai target sehingga masyarakat segera menikmati akses jalan tol yang lebih terhubung, aman, nyaman, dan mampu mendukung kemajuan Provinsi Riau," pungkasnya.

Di akhir kegiatan, Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Riau Yohanes Tulak Todingrara menegaskan bahwa keberhasilan proyek ini sangat bergantung pada sinergi seluruh pihak serta dukungan masyarakat.

"Penyambungan Jalan Tol Permai dengan Tol Lingkar Pekanbaru merupakan proyek strategis yang akan meningkatkan konektivitas jaringan jalan tol di Provinsi Riau. Karena itu, kami akan terus melakukan sosialisasi bersama seluruh instansi terkait agar masyarakat mengetahui adanya rekayasa lalu lintas selama pekerjaan berlangsung. Kami berharap masyarakat dapat mematuhi rambu-rambu dan arahan petugas demi keselamatan bersama. Dengan dukungan semua pihak, kami optimistis proyek ini dapat selesai sesuai target dan segera memberikan manfaat bagi masyarakat," ujar Yohanes.

Melalui rapat koordinasi dan survei lapangan ini, Ditlantas Polda Riau bersama BPJN, BPTD, Hutama Karya Infrastruktur, dan seluruh pemangku kepentingan menunjukkan komitmen untuk memastikan pekerjaan penyambungan Jalan Tol Permai–Tol Lingkar Pekanbaru berjalan aman, tertib, dan lancar. Dengan manajemen lalu lintas yang matang serta kolaborasi yang kuat, proyek strategis ini diharapkan tidak hanya memperlancar konektivitas antarwilayah, tetapi juga meningkatkan keselamatan, kenyamanan, dan kualitas pelayanan bagi seluruh pengguna jalan di Provinsi Riau. (***)

Senin, 27 Juli 2026

Rumah Zakat Pekanbaru Salurkan Sedekah Daging dalam Bentuk Makanan Siap Santap.


Pekanbaru, || Suara Pembaharuan Riau 
26 Juli 2026– Rumah Zakat Pekanbaru kembali menyalurkan amanah para donatur melalui program Sedekah Daging bersama kitabisa.com yang dilaksanakan di Jalan Sorek, Kecamatan Kulim, Pekanbaru. Program ini menjadi wujud kepedulian untuk menghadirkan hidangan bergizi sekaligus berbagi kebahagiaan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Berbeda dari penyaluran daging pada umumnya, kali ini sedekah daging tidak dibagikan dalam bentuk daging mentah. Daging terlebih dahulu diolah menjadi makanan siap santap agar lebih praktis dan dapat langsung dinikmati oleh para penerima manfaat. Cara ini juga diharapkan dapat memudahkan masyarakat, khususnya lansia, pekerja harian, maupun keluarga yang memiliki keterbatasan waktu dan sarana untuk mengolah daging.

Proses pengolahan dilakukan secara gotong royong. Beberapa warga setempat turut berpartisipasi membantu membawa hewan ke lokasi penyembelihan, mendampingi proses penyembelihan, mencincang daging, memasak, hingga mengemas makanan sebelum didistribusikan kepada para penerima manfaat. Kehadiran mereka menjadi wujud nyata kepedulian yang turut memperlancar jalannya program.

"Alhamdulillah, kami mengucapkan terima kasih kepada para donatur yang telah mempercayakan amanah sedekahnya melalui Rumah Zakat. Terima kasih juga kepada warga yang telah meluangkan waktu dan tenaga untuk membantu seluruh rangkaian kegiatan. Semoga setiap kebaikan yang diberikan menjadi amal jariyah dan menghadirkan keberkahan bagi semua pihak," ujar Nur Aliza perwakilan Rumah Zakat Pekanbaru.

Melalui program Sedekah Daging, Rumah Zakat berharap dapat terus menghadirkan manfaat yang lebih luas, tidak hanya melalui pemenuhan kebutuhan pangan bergizi, tetapi juga dengan memberikan kemudahan bagi para penerima manfaat agar dapat langsung menikmati hidangan yang telah disiapkan. Semoga kolaborasi antara para donatur, relawan, dan masyarakat ini menjadi ikhtiar bersama dalam menebarkan keberkahan dan kepedulian kepada sesama.

Hadirkan Kebahagiaan di Momen Libur Semester Baru, Rumah Zakat Salurkan Santunan untuk Yatim Dhuafa Terdampak Banjir di Tanjung Rhu.


PEKANBARU, || Suara Pembaharuan Riau 
(26 Juli 2026) – Di tengah kondisi ekonomi yang menantang dan dampak banjir akibat curah hujan tinggi, Rumah Zakat terus berkomitmen membawa dampak nyata dari pengelolaan zakat, infak, dan sedekah. Pada Minggu (26/7), tim relawan Rumah Zakat berkunjung ke wilayah terdampak banjir di Kelurahan Tanjung Rhu, Kecamatan Lima Puluh, Pekanbaru, untuk menyalurkan santunan kepada 10 anak yatim dan dhuafa. Kepedulian terhadap anak-anak yatim merupakan salah satu landasan utama ajaran Islam. 

Di lapangan, tak sedikit anak-anak yang harus kehilangan sosok ayah sebagai penopang utama keluarga. Ibunda mereka harus berjuang keras bekerja sebagai buruh demi menyambung hidup. Meski berada dalam situasi yang serba terbatas dan berat, mereka tetap menghadapinya dengan senyuman yang tegar. Kehadiran masyarakat sekitar dan lembaga filantropi untuk terus memperhatikan mereka menjadi misi penting Rumah Zakat saat ini.  

Momen hari libur sekolah di hari Minggu dimanfaatkan oleh Rumah Zakat untuk mendatangi langsung lokasi-lokasi permukiman warga. Penyaluran santunan ini menjadi suntikan semangat baru bagi anak-anak dalam menyambut semester baru sekolah.Rasa bahagia dan haru terpancar dari wajah para penerima manfaat. 

Salah satunya dialami oleh Qorih Latifa, seorang anak yatim yang kini duduk di kelas 2 SMP. 
"Terima kasih kepada Rumah Zakat yang telah memberikan santunan kepada kami. Alhamdulillah senang sekali dan terharu, akhirnya bisa beli jajan seperti teman-teman yang lain," ungkap Qorih dengan penuh syukur.

Di momen semester baru ini, penyaluran santunan menjadi bagian dari upaya bersama untuk mengukir kembali senyum ceria di wajah anak-anak yatim dhuafa yang sedang kesulitan.

Perwakilan Rumah Zakat turut menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada para donatur atas kepercayaan yang telah diberikan. "Terima kasih atas kepercayaan Bapak dan Ibu donatur sekalian. InsyaAllah, setiap harta yang diberikan menjadi pembersih, keberkahan yang berlipat ganda, serta penghubung kebahagiaan bagi mereka yang membutuhkan," tutur tim relawan Rumah Zakat.

Lapas Pekanbaru Gelar Sidang TPP Bersama Tim Kanwil Ditjenpas Riau, Perkuat Kualitas Pembinaan Warga Binaan.

Pekanbaru, || Suara Pembaharuan Riau 
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru kembali menggelar Sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP) sebagai bagian dari upaya memastikan pelaksanaan pembinaan warga binaan berjalan secara optimal. Kegiatan yang berlangsung di Aula Saharjo Lapas Pekanbaru ini dipimpin oleh Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Anak Didik (Kasibinadik), Ridho Kurniawan, didampingi jajaran pejabat struktural, anggota Tim Pengamat Pemasyarakatan Lapas Kelas IIA Pekanbaru, serta dihadiri oleh Tim Pengamat Pemasyarakatan dari Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Riau sebagai bentuk pengawasan dan penguatan pelaksanaan tugas pemasyarakatan, Senin (27/07).

Sidang TPP menjadi forum strategis dalam mengevaluasi perkembangan pembinaan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Melalui sidang ini, tim melakukan pembahasan terhadap usulan program pembinaan lanjutan dan hak integrasi warga binaan berdasarkan hasil pembinaan, penilaian perilaku, serta pemenuhan persyaratan administratif sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Kehadiran Tim TPP Kanwil Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Riau menjadi bagian dari upaya memastikan setiap proses sidang berjalan secara profesional, objektif, dan akuntabel. Seluruh usulan dibahas secara menyeluruh dengan mempertimbangkan aspek administratif, hasil pembinaan, serta perkembangan sikap dan perilaku warga binaan selama menjalani masa pidana.

Dalam arahannya, Kasibinadik Ridho Kurniawan menegaskan bahwa Sidang TPP memiliki peran penting dalam menentukan keberlanjutan proses pembinaan warga binaan. Oleh karena itu, setiap rekomendasi yang diberikan harus didasarkan pada hasil evaluasi yang akurat, transparan, dan berintegritas.

"Sidang TPP bukan sekadar memenuhi tahapan administrasi, tetapi merupakan proses evaluasi yang menentukan arah pembinaan warga binaan. Setiap keputusan harus diambil secara objektif, profesional, dan dapat dipertanggungjawabkan agar tujuan pemasyarakatan, yaitu membentuk warga binaan yang siap kembali ke tengah masyarakat, dapat terwujud," ujar Ridho Kurniawan.

Melalui pelaksanaan Sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan yang melibatkan Tim TPP Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Riau, Lapas Kelas IIA Pekanbaru terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan sistem pemasyarakatan yang profesional, transparan, dan berkeadilan. Sinergi ini diharapkan semakin meningkatkan kualitas pembinaan sehingga warga binaan memiliki kesiapan untuk berintegrasi kembali sebagai pribadi yang produktif dan taat hukum di tengah masyarakat.

Bhabinkamtibmas Polsek Kelayang Sambangi Kebun Warga, Dukung Ketahanan Pangan Nasional di Desa Teluk Sejuah.


INDRAGIRI HULU, || Suara Pembaharuan Riau 
Dalam rangka mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional yang menjadi salah satu prioritas pemerintahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, Kapolsek Kelayang melalui Bhabinkamtibmas Desa Teluk Sejuah, Brigadir Epi Sepriadi, melaksanakan kegiatan sambang ke lahan pertanian milik warga pada Senin (27/7/2026) sekitar pukul 11.10 WIB.

Kegiatan tersebut berlangsung di lahan pertanian milik Saudari Parina, warga Desa Teluk Sejuah, Kecamatan Kelayang, Kabupaten Indragiri Hulu. Lahan seluas kurang lebih 40 x 50 meter itu ditanami berbagai komoditas hortikultura, yakni kacang panjang dan kacang tanah, sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional.

Dalam kesempatan itu, Brigadir Epi Sepriadi melihat secara langsung perkembangan tanaman yang saat ini telah berumur sekitar 45 hari atau satu bulan setengah. Berdasarkan keterangan pemilik kebun, tanaman kacang panjang diperkirakan sudah siap dipanen dalam waktu dekat, sedangkan kacang tanah diperkirakan akan dipanen sekitar dua bulan setelah masa tanam.

Parina mengungkapkan rasa syukurnya dapat mengembangkan usaha pertanian tersebut. Menurutnya, bertani bukan hanya memberikan manfaat ekonomi, tetapi juga menjadi kegiatan yang menenangkan.
"Saya sangat senang bertani. Saat berada di kebun, rasa lelah, hati, dan pikiran seakan terobati ketika melihat tanaman kacang panjang dan kacang tanah tumbuh subur," ungkap Parina.
Brigadir Epi Sepriadi memberikan apresiasi atas semangat Parina yang aktif mengembangkan sektor pertanian. 

Menurutnya, hasil panen nantinya tidak hanya meningkatkan kesejahteraan petani, tetapi juga membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat sekitar sehingga warga dapat menikmati hasil pertanian yang berasal dari desa mereka sendiri.

Selain itu, Bhabinkamtibmas juga mengamati bahwa kegiatan bertani di kebun tersebut tidak dilakukan seorang diri. Keluarga dan kerabat turut dilibatkan dalam proses pengelolaan lahan sehingga tercipta semangat gotong royong dan kebersamaan dalam mengembangkan sektor pertanian.

"Melalui kegiatan seperti ini, kami berharap semakin banyak masyarakat yang memanfaatkan lahan yang dimiliki untuk bercocok tanam. Selain dapat menambah penghasilan, bertani juga mampu menghemat pengeluaran rumah tangga karena kebutuhan dapur dapat dipenuhi dari hasil kebun sendiri," ujar Brigadir Epi Sepriadi.

Kapolsek Kelayang berharap sinergi antara Polri dan masyarakat dalam mendukung program ketahanan pangan terus terjalin dengan baik, sehingga mampu mewujudkan kemandirian pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah Kabupaten Indragiri Hulu.

PIPAS Cabang Lapas Pekanbaru Kunjungan Kasih di LPKA Pekanbaru, Peringati HAN 2026 dengan Sentuhan Kepedulian.


Pekanbaru, || Suara Pembaharuan Riau 
Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 Tahun 2026 yang mengusung tema “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan”, Paguyuban Ibu-Ibu Pemasyarakatan (PIPAS) Cabang Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru turut berpartisipasi dalam kegiatan Kunjungan Kasih PIPAS Daerah Riau yang dilaksanakan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Pekanbaru, Senin (27/07).

Kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian PIPAS terhadap anak-anak binaan sebagai bagian dari generasi penerus bangsa yang tetap harus mendapatkan perhatian, perlindungan, dan pembinaan secara berkelanjutan. Kehadiran PIPAS diharapkan mampu memberikan semangat, motivasi, serta dukungan moral bagi anak-anak yang sedang menjalani masa pembinaan.

Rangkaian kegiatan Kunjungan Kasih diisi dengan pemberian bantuan sosial, sesi motivasi, serta interaksi hangat bersama anak-anak binaan. Suasana penuh kekeluargaan dan kasih sayang terlihat sepanjang kegiatan berlangsung, mencerminkan komitmen bersama dalam membangun masa depan anak yang lebih baik.

Ketua PIPAS Daerah Riau yang dalam kesempatan ini diwakili oleh Ketua Urusan Pendidikan, Ibu Nurlis Suroto, dalam sambutannya menyampaikan bahwa momentum Hari Anak Nasional menjadi pengingat penting bagi seluruh elemen masyarakat untuk terus memperhatikan dan melindungi hak-hak anak, tanpa terkecuali.

“Anak-anak adalah aset bangsa yang harus kita jaga bersama. Melalui kegiatan ini, kami ingin menghadirkan kasih sayang, memberikan motivasi, serta menumbuhkan harapan agar mereka dapat bangkit dan menata masa depan yang lebih baik,” ujar Ibu Nurlis Suroto.

Beliau juga menambahkan bahwa anak-anak binaan di LPKA memiliki hak yang sama untuk tumbuh dan berkembang. “Tidak ada anak yang kehilangan masa depan. Dengan pembinaan yang tepat dan dukungan dari semua pihak, mereka mampu menjadi pribadi yang lebih baik dan kembali berkontribusi positif di tengah masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala LPKA Kelas II Pekanbaru, Dadang Firmansyah, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas perhatian dan dukungan yang diberikan oleh PIPAS Daerah Riau kepada anak-anak binaan.

“Kami sangat mengapresiasi kehadiran dan kepedulian PIPAS Daerah Riau. Dukungan seperti ini sangat berarti bagi anak-anak binaan kami, karena memberikan semangat, perhatian, dan motivasi bagi mereka untuk terus berproses menjadi pribadi yang lebih baik,” ungkap Dadang Firmansyah.

PIPAS Cabang Lapas Kelas IIA Pekanbaru menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan ini sebagai bagian dari kontribusi dalam mendukung program pembinaan anak. Diharapkan, melalui kegiatan ini, anak-anak binaan semakin termotivasi untuk menjalani proses pembinaan dengan baik dan mempersiapkan diri menuju masa depan yang lebih cerah.

Melalui Kunjungan Kasih ini, PIPAS Cabang Lapas Pekanbaru terus meneguhkan perannya dalam memperkuat nilai-nilai kemanusiaan, kepedulian, dan kasih sayang terhadap anak, sejalan dengan tema Hari Anak Nasional Tahun 2026.

Minggu, 26 Juli 2026

Lapas Narkotika Rumbai Ikuti Apel Bersama Awal Bulan Kementerian.


Pekanbaru, || Suara Pembaharuan Riau 
Lapas Narkotika Kelas IIB Rumbai mengikuti Apel Bersama Awal Bulan Kementerian pada Senin (27/07/2026). Kegiatan yang dilaksanakan di Lantai 1 Gedung Administrasi Lapas Narkotika Kelas IIB Rumbai ini diikuti oleh Kepala Lapas, pejabat struktural, serta seluruh pegawai.

Apel bersama dilaksanakan secara terpusat dan bertindak selaku pembina apel Sekretaris Jenderal Kementerian Hak Asasi Manusia (HAM). Dalam amanatnya, Sekretaris Jenderal menekankan pentingnya penguatan integritas, profesionalisme, disiplin, serta komitmen seluruh aparatur sipil negara dalam memberikan pelayanan publik yang berkualitas dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Melalui pelaksanaan apel bersama ini, seluruh jajaran Lapas Narkotika Kelas IIB Rumbai diharapkan semakin memperkuat sinergi, meningkatkan semangat kerja, serta terus mendukung pelaksanaan program-program strategis Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dengan mengedepankan nilai-nilai ASN BerAKHLAK dalam setiap pelaksanaan tugas.

Kegiatan berlangsung dengan tertib, khidmat, dan penuh semangat sebagai wujud komitmen seluruh jajaran Lapas Narkotika Kelas IIB Rumbai dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang profesional, akuntabel, dan berintegritas.

#Kemenimipas #Pemasyarakatan #Ditjenpas #LapasNarkotikaRumbai #ApelBersama