Suara Pembaharuan Riau: Berita LIN DPD Provinsi Riau
Tampilkan postingan dengan label Berita LIN DPD Provinsi Riau. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita LIN DPD Provinsi Riau. Tampilkan semua postingan

Minggu, 15 Maret 2026

Perkuat Sinergi di Bulan Suci, Lembaga Investigasi Negara DPD Provinsi Riau Gelar Buka Puasa Bersama dan Konsolidasi Internal.

PEKANBARU, || Suara Pembaharuan Riau 
15 Maret 2026 – Memanfaatkan momentum penuh berkah di bulan suci Ramadhan, Lembaga Investigasi Negara (LIN) melalui jajaran pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) LIN Riau menggelar acara buka puasa bersama yang bertempat di Jalan Yos Sudarso, Rumbai, pada Minggu sore (15/3).

Acara yang dimulai pukul 18.30 WIB ini dihadiri oleh seluruh jajaran pengurus inti dan anggota DPD LIN Riau. Selain sebagai bentuk ibadah dan syukur, pertemuan ini menjadi ajang silaturahmi tatap muka untuk mempererat rasa kekeluargaan antar anggota di tengah kesibukan menjalankan tugas investigasi.

Membahas Isu Strategis dan Kinerja
Agenda ini tidak sekadar seremoni buka puasa biasa. Di sela-sela kegiatan, para pengurus juga melakukan diskusi intensif mengenai berbagai isu penting yang tengah berkembang di wilayah Riau, serta melakukan evaluasi terhadap kinerja lembaga untuk memastikan efektivitas kerja di masa mendatang.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua LIN Riau, Toni Supriadi, menyampaikan bahwa kekompakan tim adalah kunci utama dalam menjalankan fungsi pengawasan dan investigasi.

"Kegiatan ini bukan hanya soal makan bersama, tetapi bagaimana kita menyatukan visi. Ramadhan adalah momen terbaik untuk memperkuat integritas dan semangat kita dalam mengawal isu-isu penting di masyarakat. Saya berharap ke depan, kinerja LIN Riau semakin solid dan berdampak nyata," ujar Toni Supriadi.

Ditempat terpisah sekretaris LIN Riau Masrial mengucapkan permintaan maaf tidak bisa hadir karena situasi kurang sehat. Masrial berharap dengan kegiatan ini merupakan awal kekompakan dan solid jajaran LIN DPD Provinsi Riau dalam terus menciptakan kondisi Lembaga dalam keadaan kokoh bersatu walaupun dalam keadaan apapun.

Disamping itu harapan Masrial kedepannya LIN DPD Provinsi Riau dapat lebih Exis dalam menjaga Marwah serta integritas kelembagaan dalam masyarakat Luas khususnya propinsi Riau.

Melalui pertemuan ini, DPD LIN Riau berkomitmen untuk terus meningkatkan profesionalisme dan responsivitas dalam menangani berbagai laporan masyarakat, sekaligus memastikan program kerja tahun 2026 berjalan sesuai target yang telah ditetapkan. Serta dapat membawa nama baik Lembaga Investigasi Negara DPD Provinsi Riau di Instansi Pemerintahan dan instansi swasta.

(LIN DPD Riau)

Jumat, 27 Februari 2026

LIN Riau Sorot Tajam Dugaan Mafia Tanah di Proyek Tol Pekanbaru-Rengat, Minta Hakim PN Pekanbaru Adil.


PEKANBARU, || Suara Pembaharuan Riau 
27 Februari 2026 – Lembaga Investigasi Negara (LIN) Provinsi Riau secara resmi menyoroti adanya dugaan praktik mafia tanah dalam sengketa lahan pembangunan jalan Tol Pekanbaru - Rengat, khususnya di wilayah Kelurahan Muara Fajar Timur, Kecamatan Rumbai Barat.

Hal ini disampaikan langsung oleh Ketua LIN Riau, Toni Supriadi, saat memantau jalannya sidang lapangan yang digelar oleh Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru pada Kamis (26/2). Sidang tersebut dihadiri oleh majelis hakim, perwakilan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Pekanbaru, unsur Kementerian PUPR, serta para pihak yang berperkara.

Kejanggalan Munculnya Penggugat Mendadak dalam pengamatannya, Toni Supriadi mengungkapkan adanya sejumlah kejanggalan yang mengarah pada dugaan manipulasi data. Salah satu poin utama yang disoroti adalah nasib Nenek Asni (73), warga yang telah puluhan tahun mengelola lahan tersebut untuk usaha batu bata, kolam pancing, hingga agrowisata.

"Selama puluhan tahun Nenek Asni mengelola lahan ini, bahkan ada bedeng batu bata yang berdiri permanen, tidak pernah ada gugatan dari pihak mana pun. Namun, anehnya, begitu proyek Tol Pekanbaru-Rengat masuk ke wilayah Muara Fajar, tiba-tiba muncul beberapa pihak yang melayangkan gugatan," ujar Toni Supriadi.

Indikasi Objek Lahan yang Berubah-ubah
LIN Riau juga mencatat adanya ketidakkonsistenan dalam penunjukan objek lokasi selama proses persidangan di lapangan. Toni menyebutkan adanya dugaan pemalsuan data dokumen yang digunakan untuk mengklaim lahan milik masyarakat kecil.

"Kami melihat penunjukan objek lokasi di lapangan tampak berubah-ubah. Kami menduga ada data yang sengaja dipalsukan untuk memuluskan klaim tertentu di tengah proyek strategis nasional ini," tambahnya.

Desakan kepada Aparat Penegak Hukum LIN Riau secara tegas meminta Majelis Hakim Pengadilan Negeri Pekanbaru untuk bersikap objektif dan memberikan putusan yang adil dan se adil-adilnya .

"Kami meminta Hakim PN Pekanbaru benar-benar jeli. Jangan sampai hukum tajam ke bawah dan tumpul ke atas. Hak masyarakat kecil seperti Nenek Asni harus dilindungi dari upaya penyerobotan lahan oleh oknum-oknum yang mencari keuntungan dari proyek tol ini," tutup Toni.

Tentang Lembaga Investigasi Negara (LIN) Riau Lembaga Investigasi Negara (LIN) adalah lembaga yang berfokus pada pengawasan, investigasi, dan pendampingan masyarakat dalam upaya penegakan keadilan serta pemberantasan praktik-praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme di wilayah Provinsi Riau.

Kamis, 12 Februari 2026

Sengketa Lahan Tol Pekanbaru – RengatLembaga Investigasi Negara DPD Provinsi Riau Dan DPRD Sidak Lokasi Muara Fajar.


PEKANBARU, || Suara Pembaharuan Riau 
 Lembaga Investigasi Negara (LIN) Provinsi Riau melakukan peninjauan langsung terkait sengketa lahan terdampak proyek strategis nasional (PSN) Jalan Tol Lingkar Pekanbaru – Rengat di Kelurahan Muara Fajar Timur, Kecamatan Rumbai Barat, Kamis (12/2/2026).

Sengketa ini mencuat ke publik setelah seorang warga setempat, Nenek Asni (73), mengaku belum menerima ganti rugi atas tanahnya yang kini diklaim oleh pihak lain. Kasus ini menjadi sorotan tajam karena berada di jalur utama percepatan infrastruktur pemerintah pusat.

Hadir dalam Sidak lapangan tersebut Anggota Dewan dan Aktivis Mahasiswa HMI Badko Riau-Kepri , Lembaga Investigasi Negara DPD Provinsi Riau , Ketua Pokja Komisi I DPRD Pekanbaru, Robin Eduar, bersama Wan Agusti dan anggota DPRD Dapil Rumbai, Zulkardi.

Kehadiran para legislator dan lembaga investigasi ini bertujuan untuk melihat langsung kondisi fisik lahan serta mendengarkan duduk perkara dari kedua belah pihak yang bersengketa.

Setibanya di lokasi pihak Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru mengatakan 
"Kedatangan kami hari ini adalah untuk melakukan sidak dan peninjauan lokasi. Terkait pendapat atau pembuktian dari kedua belah pihak, nantinya silahkan disampaikan secara resmi melalui persidangan," ujar pihak PN Pekanbaru.

Anggota DPRD Pekanbaru, Zulkardi, memberikan kritik keras atas munculnya tumpang tindih lahan ini. Ia menilai ada ketimpangan dalam proses pencabutan atau pendataan dokumen dari awal yang memicu konflik.

"Perkara ini menuntut transparansi dari seluruh pihak terkait. Jangan sampai proyek strategis nasional justru menyisakan persoalan hak warga yang terzolimi. Tata kelola administrasi pertanahan di Pemko Pekanbaru harus dibenahi agar lebih akuntabel," tegas Zulkardi.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Lembaga Investigasi Negara DPD Provinsi Riau, Toni Supriadi, berharap semoga keadilan akan didapatkan oleh ibuk Asni. Lembaga Investigasi Negara DPD Provinsi Riau akan terus mengawasi perkembangan terkait sengketa lahan tersebut.

Disamping itu LIN Riau juga akan terus mengawasi hasil perkara tersebut. Kalau perlu LIN Riau akan membawa persoalan ini ke Pusat dalam mencari kebenaran demi masyarakat dan kebenaran. Dalam jeda waktu dua minggu sebelum sidang lapangan, LIN Riau akan menggunakan waktu untuk mengumpulkan bukti-bukti yang valid.

"Di lokasi Toni juga menyampaikan dengan hadirnya berbagai pihak hari ini dalam kunjungan dilapangan, kami dari LIN DPD Riau berharap pada sidang dua minggu mendatang akan ada kejelasan hukum yang pasti untuk buk Asni lanjutnya.

Senin, 19 Januari 2026

Perkuat Pengawasan Anggaran, LIN Riau Jalin Kemitraan Strategis dengan BPK Riau.

PEKANBARU, || Suara Pembaharuan Riau 
19 JANUARI 2026 – Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Investigasi Negara (DPD LIN) Provinsi Riau melakukan kunjungan audiensi ke kantor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Riau pada Senin (19/01). Pertemuan ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi sekaligus membangun sinergi strategis dalam pengawasan anggaran di wilayah Provinsi Riau.

Hadir dalam pertemuan tersebut Ketua DPD LIN Riau, Toni Supriadi, didampingi jajaran pengurus inti di antaranya Wakil Ketua, Joni Saragih, Sekretaris Masrial, S.Hum., Kepala Divisi Hukum dan HAM Jasril Chaniago, Humas dan Kerjasama antar Lembaga Gorles Silaban, Kepala Divisi Tipikor Endang Suryana, serta perwakilan media dari Forum Riau Suryadi dan Perwakilan Canel Merah Putih.

Dalam sambutannya, pihak Humas BPK Provinsi Riau menyambut baik kunjungan tersebut dan memaparkan peran serta fungsi krusial BPK sebagai Lembaga Negara yang bertugas memeriksa pengelolaan dan tanggung jawab keuangan Negara agar tetap akuntabel.

Sekretaris LIN Riau, Masrial, S.Hum., dalam kesempatan tersebut memperkenalkan struktur kepengurusan LIN Riau yang baru di bawah komando Ketua Umum Pusat, Mohamad Yusuf, S.H. Ia menegaskan bahwa saat ini LIN Riau yang berkantor di Jalan Riau berkomitmen menjalankan amanat pusat dengan profesional.

"Kami datang untuk menjalin hubungan kemitraan dengan instansi pemerintahan sebagai mitra strategis. Tujuannya agar tercipta koordinasi yang baik dalam penyampaian informasi dan pelaporan apabila ditemukan ketimpangan dalam pengelolaan anggaran Negara di lapangan," Tegas Masrial.

Pertemuan yang berlangsung hangat namun berbobot tersebut diwarnai dengan diskusi alot mengenai isu-isu pengawasan anggaran, baik di sektor pemerintah maupun swasta. Kedua belah pihak saling bertukar pendapat mengenai mekanisme komunikasi yang efektif demi kepentingan publik.

Acara ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol dimulainya hubungan kemitraan yang humanis antara LIN Riau dan BPK Provinsi Riau dalam mengawal transparansi keuangan di Bumi Lancang Kuning.

Dalam wawancara terbuka Ketua Lembaga Investigasi Negara Tony Supriadi Mengucapkan terimakasih Kepada Perwakilan Badan Pemeriksaan keuangan (BPK) Provinsi Riau yang memberikan Peluang untuk saling berbagi dalam menciptakan Riau yang lebih baik.

Dalam uraiannya Tony Supriadi berharap kepada seluruh Jajaran Lembaga Investigasi Negara dapat melaksanakan tugas dengan baik demi menunjang pekerjaan pemerintahan dalam mewujud keterbukaan publik tutupnya.