Suara Pembaharuan Riau: Berita Lapas Kelas' IiA Gobah Pekanbaru
Tampilkan postingan dengan label Berita Lapas Kelas' IiA Gobah Pekanbaru. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita Lapas Kelas' IiA Gobah Pekanbaru. Tampilkan semua postingan

Jumat, 15 Mei 2026

Bangun Semangat Kebersamaan, Jajaran Lapas Pekanbaru Laksanakan Gotong Royong Lingkungan.


Pekanbaru, || Suara Pembaharuan Riau 
Dalam rangka menjaga kebersihan lingkungan serta memperkuat semangat kebersamaan antar pegawai, seluruh jajaran Lapas Kelas IIA Pekanbaru melaksanakan kegiatan gotong royong bersama di area sekitar lingkungan luar Lapas Pekanbaru, usai pelaksanaan apel pagi rutin, Sabtu (16/05).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Plh. Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Yusup Gunawan, sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan lingkungan sekaligus upaya menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman.

Dalam kegiatan ini, seluruh pegawai turut berpartisipasi membersihkan area sekitar Lapas, mulai dari menyapu, mengumpulkan sampah, membersihkan saluran air, hingga merapikan rumput liar di sepanjang lingkungan luar Lapas. Kegiatan berlangsung dengan penuh semangat kebersamaan dan kekompakan antarpegawai.

Plh. Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Yusup Gunawan, menyampaikan bahwa kegiatan gotong royong ini merupakan bagian dari komitmen jajaran Lapas Pekanbaru dalam menjaga kebersihan lingkungan kerja sekaligus mempererat solidaritas dan kerja sama antarpegawai.

“Melalui kegiatan gotong royong ini, kami ingin menumbuhkan rasa peduli terhadap kebersihan lingkungan serta memperkuat kebersamaan seluruh jajaran dalam mendukung pelaksanaan tugas dan pelayanan,” ujar Yusup Gunawan.

Kegiatan gotong royong ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan sekitar Lapas yang lebih bersih, asri, dan nyaman, sekaligus menjadi contoh positif dalam membangun budaya hidup bersih dan semangat kebersamaan di lingkungan kerja.

Jumat, 01 Mei 2026

Sehat dan Produktif dari Balik Jeruji: Warga Binaan Lapas Pekanbaru Antusias Ikuti Senam Pagi dan Edukasi Kesehatan Gigi.


Pekanbaru, || Suara Pembaharuan Riau 
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru kembali melaksanakan kegiatan pembinaan di bidang kesehatan bagi warga binaan, Sabtu (2/5). Kegiatan ini diawali dengan senam pagi bersama yang diikuti oleh warga binaan dengan penuh semangat di halaman olahraga Lapas Pekanbaru.

Senam pagi tersebut bertujuan untuk meningkatkan kebugaran jasmani, menjaga kesehatan tubuh, serta membangun pola hidup sehat di lingkungan Lapas. Suasana kebersamaan dan antusiasme tampak jelas selama kegiatan berlangsung.

Usai pelaksanaan senam pagi, Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto, memberikan motivasi kepada seluruh warga binaan. Dalam arahannya, Kalapas mengajak warga binaan untuk terus menjaga kesehatan, meningkatkan semangat hidup, serta memanfaatkan setiap program pembinaan dengan sebaik-baiknya sebagai bekal di masa depan.

Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan penyuluhan kesehatan gigi dan mulut yang disampaikan oleh drg. Ghea Anggita Putri. Dalam penyuluhannya, beliau memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga kebersihan gigi dan mulut, teknik menyikat gigi yang benar, serta pencegahan penyakit seperti gigi berlubang dan radang gusi.

Dalam kesempatan tersebut, drg. Ghea Anggita Putri menyampaikan, “Kesehatan gigi dan mulut merupakan bagian penting dari kesehatan tubuh secara keseluruhan. Dengan menjaga kebersihan gigi secara rutin dan benar, kita dapat mencegah berbagai penyakit yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari,” ucapnya.

Warga binaan mengikuti penyuluhan dengan antusias, terlihat dari keaktifan mereka dalam menyimak materi serta mengajukan pertanyaan seputar kesehatan gigi dan mulut.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Lapas Kelas IIA Pekanbaru dalam meningkatkan kualitas pembinaan, khususnya di bidang kesehatan, guna menciptakan warga binaan yang sehat secara fisik dan memiliki kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan diri.

Melalui kegiatan ini, diharapkan warga binaan dapat menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari serta menjadikan pola hidup sehat sebagai kebiasaan yang berkelanjutan.

Selasa, 28 April 2026

Lapas Pekanbaru Gandeng Disdukcapil Riau, 176 Warga Binaan Ikuti Perekaman Data Kepundudukan dan Penerbitan KTP-el


Pekanbaru, || Suara Pembaharuan Riau 
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru terus berupaya memenuhi hak-hak dasar warga binaannya, salah satunya dalam hal kepemilikan dokumen kependudukan. Hal ini diwujudkan melalui kegiatan perekaman data kependudukan dan penerbitan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el) yang dilaksanakan bekerja sama dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Provinsi Riau.

Sebanyak 176 orang warga binaan mengikuti kegiatan perekaman yang digelar di Aula Sahardjo Lapas Pekanbaru, Rabu (29/04). Kegiatan ini menjadi langkah nyata Lapas Pekanbaru dalam memastikan setiap warga binaan tetap memiliki identitas resmi sebagai warga negara, Rabu (29/04).

Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru, melalui, Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Anak Didik, Ridho Kurniawan, menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen mendukung pemenuhan hak administratif warga binaan, termasuk dalam kepemilikan KTP-el. Menurutnya, dokumen kependudukan tersebut sangat penting, baik selama menjalani masa pembinaan maupun setelah kembali ke masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan bahwa warga binaan tidak kehilangan hak sipilnya. KTP-el akan menjadi bekal penting bagi mereka saat kembali ke tengah masyarakat, terutama dalam mengakses berbagai layanan publik,” ujarnya.

Pelaksanaan perekaman dilakukan langsung oleh tim Disdukcapil Provinsi Riau dengan menggunakan perangkat mobile, sehingga proses berjalan lancar dan efisien di dalam lingkungan lapas. Warga binaan tampak tertib mengikuti seluruh tahapan, mulai dari verifikasi data hingga perekaman biometrik.

Pihak Lapas Pekanbaru juga mengapresiasi dukungan Disdukcapil Provinsi Riau yang telah memberikan pelayanan secara langsung di dalam lapas. Sinergi ini diharapkan dapat terus berlanjut guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada warga binaan.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Lapas Kelas IIA Pekanbaru berharap seluruh warga binaan dapat memiliki dokumen kependudukan yang lengkap sebagai bagian dari proses pembinaan dan persiapan kembali ke kehidupan bermasyarakat.

Klinik Lapas Pekanbaru Ukir Prestasi Nasional, Kalapas Terima Penghargaan di Tasyukuran HBP ke-62.


Pekanbaru, || Suara Pembaharuan Riau 
Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto, menerima penghargaan nasional atas prestasi Klinik Pratama Lapas Kelas IIA Pekanbaru yang berhasil meraih Juara II sebagai Klinik Terbaik tingkat nasional. Penghargaan tersebut diserahkan dalam rangkaian kegiatan Tasyakuran Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62 yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas), Senin (27/04), bertempat di Auditorium Prof. Muladi Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan dan diikuti secara virtual oleh seluruh jajaran Lapas Kelas IIA Pekanbaru.

Penghargaan ini diberikan langsung oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, sebagai bentuk apresiasi atas kinerja dan dedikasi dalam memberikan pelayanan kesehatan yang optimal kepada warga binaan. Capaian tersebut menjadi bukti nyata komitmen Lapas Kelas IIA Pekanbaru dalam menghadirkan layanan kesehatan yang berkualitas, profesional, dan berorientasi pada kebutuhan warga binaan.

Kalapas Kelas IIA Pekanbaru menyampaikan rasa syukur dan bangga atas penghargaan yang diraih. Ia menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras dan sinergi seluruh jajaran, khususnya petugas Klinik Pratama yang terus berupaya meningkatkan mutu layanan kesehatan.

“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pelayanan, khususnya di bidang kesehatan. Kami berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik sebagai bagian dari pelaksanaan tugas pemasyarakatan yang humanis dan berintegritas,” ujar Yuniarto.

Pemberian penghargaan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan HBP ke-62 yang mengusung tema “Pemasyarakatan Kerja Nyata, Pelayanan Prima”, sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat komitmen seluruh jajaran pemasyarakatan dalam memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Dengan diraihnya penghargaan ini, Lapas Kelas IIA Pekanbaru diharapkan dapat terus mempertahankan prestasi serta meningkatkan kualitas layanan, khususnya dalam bidang kesehatan, guna mendukung terwujudnya sistem Pemasyarakatan yang lebih baik.

Senin, 27 April 2026

Raih Prestasi Nasional, Lapas Pekanbaru Ikuti Tasyakuran HBP ke-62.


Pekanbaru, || Suara Pembaharuan Riau 
Seluruh jajaran Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru mengikuti kegiatan Tasyakuran Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62 yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) secara virtual. Kegiatan terpusat di Auditorium Prof. Muladi Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan, Senin (27/04).

Mengusung tema “Pemasyarakatan Kerja Nyata, Pelayanan Prima”, peringatan HBP ke-62 tahun ini menjadi momentum untuk menegaskan komitmen seluruh jajaran Pemasyarakatan dalam memberikan kontribusi nyata serta pelayanan terbaik kepada warga binaan dan masyarakat.

Acara tersebut dihadiri oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto beserta Ibu Evi Agus Andrianto, Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, serta jajaran Pimpinan Tinggi Madya. Turut hadir pula para tamu undangan dari berbagai kementerian dan stakeholder terkait.

Kegiatan diawali dengan laporan Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Mashudi, yang menyampaikan capaian dan perkembangan kinerja pemasyarakatan. Selanjutnya, dilakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan dengan sejumlah kementerian dan mitra strategis sebagai bentuk penguatan sinergi antar lembaga.

Dalam rangkaian acara, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan juga memberikan penghargaan kepada berbagai kategori, meliputi UPT Terbaik (Bapas, Lapas, dan Rutan), Pegawai Berprestasi, pemenang lomba Hari Bakti Pemasyarakatan (Dapur Terbaik dan Klinik Terbaik), serta mitra dan tokoh yang berkontribusi dalam bidang pemasyarakatan. Pada kesempatan tersebut, Klinik Pratama Lapas Kelas IIA Pekanbaru berhasil meraih Juara II sebagai Klinik Terbaik tingkat nasional.

Selain itu, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan turut menyerahkan bantuan berupa gerobak usaha kepada keluarga Warga Binaan Pemasyarakatan serta bantuan sosial kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian sosial.

Dalam sambutannya, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan menekankan pentingnya transformasi pemasyarakatan yang semakin humanis, profesional, dan berintegritas. Ia menyampaikan, “Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62 ini menjadi momentum untuk memperkuat komitmen kita dalam mewujudkan sistem pemasyarakatan yang lebih baik, yang tidak hanya berorientasi pada pembinaan, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Sinergi dan kolaborasi dengan berbagai pihak harus terus kita tingkatkan.”

Kegiatan ditutup dengan pemotongan tumpeng sebagai ungkapan rasa syukur dalam peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62 Tahun 2026.

Partisipasi aktif seluruh jajaran Lapas Kelas IIA Pekanbaru dalam kegiatan ini menjadi wujud komitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, pembinaan, serta kontribusi positif kepada masyarakat.

Sabtu, 25 April 2026

Suara, Warna, dan Harapan dari Balik Jeruji: Festival Seni Lapas Pekanbaru.


Pekanbaru, || Suara Pembaharuan Riau 
Di balik tembok tinggi yang sering dipandang sebelah mata, terdapat harapan, perubahan, dan semangat untuk menjadi lebih baik. Warga binaan bukan sekadar individu yang menjalani masa hukuman, tetapi juga manusia yang memiliki mimpi, bakat, dan keinginan untuk kembali berkontribusi positif bagi masyarakat. Dengan semangat tersebut, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru menghadirkan ruang ekspresi yang penuh makna melalui sebuah perhelatan seni.

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru secara resmi membuka Festival Seni dalam rangka memperingati Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pembinaan kepribadian bagi warga binaan sekaligus sarana untuk menyalurkan minat dan bakat di bidang seni.

Festival Seni tersebut dibuka langsung oleh Kepala Lapas Pekanbaru, Yuniarto. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Lapas dalam menciptakan lingkungan pembinaan yang produktif, kreatif, dan humanis.

“Festival Seni ini bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi juga menjadi media bagi warga binaan untuk mengekspresikan diri secara positif serta membangun kepercayaan diri,” ujarnya.

Berbagai perlombaan digelar dalam Festival Seni ini, di antaranya stand up comedy, festival band, fashion show, dance competition, dan grafiti. Seluruh rangkaian kegiatan diikuti dengan penuh antusias oleh warga binaan yang menunjukkan kemampuan terbaik mereka.

Melalui kegiatan ini, Lapas Pekanbaru juga ingin mengajak masyarakat untuk turut berkolaborasi dalam mendukung program pembinaan. Keterlibatan berbagai pihak diharapkan mampu memperkuat proses pembinaan serta mempersiapkan warga binaan untuk kembali ke tengah masyarakat.

Festival Seni ini diharapkan tidak hanya menjadi momentum perayaan, tetapi juga sebagai sarana mempererat hubungan antara Lapas dengan masyarakat, serta membangun citra positif pemasyarakatan sebagai institusi yang berkomitmen dalam pembinaan dan reintegrasi sosial.