Bengkalis, || Suara Pembaharuan Riau
Sinergi aparat keamanan dan masyarakat petani kembali terwujud. Personel Polsek Mandau, Polres Bengkalis, bersama Kelompok Tani Desa Air Kulim melaksanakan panen jagung di lahan demplot, Desa Air Kulim, Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis
Lahan demplot Kelompok Tani, Desa Air Kulim, Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis 2 Hektar. Sampai hari ini sudah dipanen 2 ton jagung pipil kering.
Kegiatan dipimpin langsung Kapolsek Mandau Kompol Primadona, S.I.K., M.Si. didampingi personel Polres Bengkalis dan Bhabinkamtibmas serta bersama puluhan anggota Kelompok Tani Air Kulim.
Kapolsek Mandau menyampaikan, kegiatan ini bukan seremonial. Ini langkah nyata Polri dalam 3 hal, 1. Jaga Stabilitas. Dengan ikut bertani, Polri hadir di tengah petani. Mengamankan lahan, mencegah konflik batas, dan memastikan hasil panen sampai ke tengkulak/pabrik tanpa pungli. 2. Dukung Ketahanan Pangan Daerah. Program jagung 2 Ha ini adalah bagian dari Asta Cita Presiden dan program Ketahanan Pangan Nasional. Jagung sama dengan pakan ternak, harga telur & daging ayam stabil inflasi daerah terkendali.
“Kami tidak hanya jaga Kamtibmas lewat patroli. Kami juga jaga ketersediaan pangan. Lahan 2 Ha ini baru awal. Target kami bersama Kelompok Tani: perluas ke lahan tidur lain di Air Kulim. Polri siap jadi fasilitator: bantu bibit, pupuk subsidi, sampai jembatani ke Bulog/pengepul. Kalau petani sejahtera, kampung aman.”
Polsek Mandau dan Polres Bengkalis akan rutin monitoring pertumbuhan tanaman, bantu pengamanan pasca panen, dan sosialisasi anti-bakar lahan. Melalui Bhabinkamtibmas, terus dampingi Kelompok Tani Air Kulim. Kelompok tani
Siap perluas lahan dan terapkan sistem tanam jagung hibrida agar hasil naik dari 4 ton/2 Ha ke target 5-6 ton/2 Ha musim depan.
Panen 2 ton jagung hari ini adalah bukti stabilitas daerah tidak hanya dijaga dengan borgol dan sirine, tapi juga dengan cangkul dan semangat gotong royong.
(Masrial, S.Hum)